Monday, 06 September 2010
 
| Home | Tentang Kami | Hubungi kami |
Karya Tulis
Tanya Jawab Shalat
Tanya Jawab Puasa
Jilbab Kewajiban Wanita Muslimah
Fikih Nikah
Fikih Kedokteran
Fikih Muamalat
Nasionalisme
Ilmu
Akidah
Fikih
Tafsir
Konsultasi
Ushul Fikih
Hadits
Buku
Tsaqafah
Tazkiyah
Sosial
Politik
Pendidikan
Pemikiran
Khutbah
Tokoh
Wanita
Bedah Buku
Penulis
Berita
Audio
Catatan Harian
Pengembangan Diri
Wawancara
Polling
Komentar Anda terhadap Situs Ini
 
Statistics
Syndicate
Popular

Website ini adalah pindahan dari www.ahmadzain.co.nr

Hukum Membongkar Kuburan
Ditulis Oleh DR. Ahmad Zain An-Najah, M.A   
Wednesday, 21 April 2010

      Membongkar kuburan di dalam bahasa Arab sering disebut dengan istilah “ Nabsyu al Qubur “. Nabsy berarti menampakkan sesuatu yang dulunya tersembunyi, atau mengeluarkan sesuatu dari dalam tanah. Maka an-Nabbasy adalah orang yang profesinya membongkar kuburan untuk  mengambil ( mencuri ) kain kafan atau barang berharga lainnya yang dikubur bersama mayit. ( al Fayumi, al Misbah al Munir : 350 )

 

      Para ulama telah sepakat bahwa membongkar kuburan untuk  mengambil ( mencuri ) kain kafan darinya atau hanya karena iseng dan tidak ada kepentingan darinya adalah perbuatan yang dilarang dalam Islam, karena perbuatan tersebut bertentangan dengan prinsip penghormatan terhadap manusia. Karena manusia ini terhormat ketika hidup dan ketika mati, sebagaimana firman Allah swt :

وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ

 

“ Dan sesungguhnya Kami telah memuliakan anak Adam “ ( Qs Al Isra’ : 70 )  

 

Perbuatan trersebut juga bertentangan dengan hadist Aisyah radhiyallahu ‘anha: bahwasanya Rosulullah saw bersabda

 

كَسْرُ عَظْمِ الْمَيِّتِ كَكَسْرِهِ حَيًّا

 

“ Bahwa memecahkan tulang mayit seperti memecahkannya pada waktu dia hidup “ ( Hadist Shahih Riwayat Abu Daud, no : 2792, Ibnu Majah, no : 1605, dan  Ibnu Hibban, no : 3167 )

 

Selengkapnya...
 
Manfaat Minuman Jahe
Ditulis Oleh DR. Ahmad Zain An-Najah, M.A   
Wednesday, 21 April 2010

               Siang itu, hari Selasa ketika saya masuk kantor, ternyata di dalam sudah ada seseorang yang tidak asing bagi kami,yaitu salah satu senior kami, tapi hari ini tidak seperti biasanya, mukanya pucat dan kelihatannya lemas... karena memang beliau baru keluar rumah sakit , beberapa hari yang lalu beliau sempat di operasi karena saluran nafasnya terganggu dan pembuluh darahnya tersumbat sehingga kaki dan tangannya tiba-tiba membesar. Dalam operasi tersebut salah satu urat yang ada di kakinya dibedah dan diberi suatu alat yang bisa memperlancar saluran darah  yang selama ini tersumbat dan menyebabkan susah bernafas.

                Seperti biasanya pada pagi harinya, saya ada jadwal mengajar fikih kontemporer, dan tidak lupa saya meminta petugas dapur untuk membuatkan minuman jahe hangat. Memang sudah beberapa lama, sejak saya pulang ke Indonesia, saya sering minum jahe hangat setiap saya mengajar. Selain menghangatkan badan, menghilangkan rasa cape, begitu juga bisa membuat tenggorakan nyaman, sehingga memperkuat daya bicara. Sejak dulu, ketika masih belajar di luar negri, saya telah menyakini khasiat jahe terhadap kesehatan, makanya sebelum pulang ke Indonesia, saya di Mesir sempat membeli buku kecil berbahasa Arab yang berjudul   “ ‘Ajaib Zanjabil “ ( Keajaiban Jahe ). Buku tersebut sudah saya baca sekilas, tapi sudah banyak yang lupa isinya.

Selengkapnya...
 
Belajar Dari Sebuah Buku
Ditulis Oleh DR. Ahmad Zain An-Najah, M.A   
Tuesday, 20 April 2010

Ketika saya keluar dari ruangan menuju masjid, terlihat di depan saya sebuah buku : “ Belajarlah dari Alam dan Zaman, karya Dr. Aidh Qarni, yang judul aslinya dalam bahasa arab adalah : “Hakadza Hadatsana az- Zaman. “  Sepulangnya dari masjid, buku tersebut saya buka untuk mengetahui isinya, seperti yang saya duka sebelumnya, buku tersebut merupakan kumpulan dari hasil renungan Dr. Aidh Qarni ketika beliau melihat atau memperhatikan sesuatu dari alam ini. Renungan tersebut beliau tuangkan dalam bentuk tulisan-tulisan dengan judul yang berbeda-beda, kemudian menjadi sebuah buku yang enak di baca. Buku-buku beliau yang pernah saya baca seperti La Tahzan ( Janganlah Bersedih ) yang sangat terkenal dan menjadi best seller dunia tersebut, ternyata hanyalah sebuah renungan dari beberapa peristiwa, kemudian didukung dengan beberapa ayat dan hadist, tulisan-tulisan tersebut di susun dengan judul yang terpisah-pisah juga, yang mungkin satu dengan yang lainnya tidak ada kaitannya, kemudian disusun sedemikian pula, sehingga menjadi buku yang enak di baca.

Selengkapnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 13 - 15 dari 238
FikihPolemik Arah Kiblat

Sunday, 08 August 2010

Akhir-akhir ini arah kiblat mulai menjadi pembicaraan hangat kaum muslimin di Indonesia.  Pasalnya fatwa MUI No 3 tahun 2010 yang menyatakan bahwa arah kiblat umat Islam Indonesia ke arah...
Selengkapnya

AkidahHukum Membongkar Kuburan

Wednesday, 21 April 2010

      Membongkar kuburan di dalam bahasa Arab sering disebut dengan istilah “ Nabsyu al Qubur “. Nabsy berarti menampakkan sesuatu yang dulunya tersembunyi,...
Selengkapnya

AkidahSyiah Antara Gerakan Politik dan Aliran Agama

Sunday, 28 February 2010

Di dalam makalah ini, penulis tidak akan membicarakan tentang Aqidah Syiah secara rinci dan mendetail, karena selain membutuhkan tulisan panjang,  yang dirasa tidak efektif  dan kurang...
Selengkapnya

Berita lainnya
Terbaru
Who's Online
Saat ini ada 13 tamu online
Kontak
Untuk berkomunikasi dengan kami silakan kontak di : 081319063442
Kegiatan
September 2010
SunMonTueWedThuFriSat
01020304
05060708091011
12131415161718
19202122232425
2627282930

 

Random Image
Tidak ada gambar
Pengunjung
Visits today: 24
Visits yesterday: 23
Visits month: 229
Visits total: 31047
Max.monthly visits: 3133
  occurred: 2010-4
Pages this month: 1016
Pages total: 88439
Data since: 2008-07-11