Ilmu
2731 Hits

Hisab dan Rukyat, untuk Persatuan Umat

MUQODDIMAH

Era globalisasi yang kita rasakan saat ini, menuntut semua pihak untuk bisa mengimbanginya dan memanfaatkannya demi kemaslahatan manusia. Umat Islam sebagai umat penengah ( umatan wasathon ) dan pemberi kesaksian kepada umat manusia di alam ini, tentunya , lebih berkompeten di dalam menghadapi serta memanfaatkan isu globalisasi untuk maslahat bangsa, negara serta umat manusia secara menyeluruh. Apalagi agama Islam diturunkan di bumi ini sebagai rohmatan lil ‘alamin, menjadi rohmat dan penyejuk manusia secara keseluruhan.

Dalam hal ini, Persyerikatan Muhammadiyah yang merupakan organisasi kemasyarakatan yang mempunyai pengaruh besar dan luas pada penduduk Indonesia yang mayoritas beragama Islam tersebut, telah menempatkan dirinya sebagai organisasi yang beraliran moderat dan cenderung untuk menjadi ajang perekat umat. Maka, sangatlah tepat , jika para pimpinannya, sejak berdirinya syarikat ini hingga hari ini terus dan senantiasa tiada henti- hentinya mensosialisasikan manhaj “wasathon “ ( penengah ) di dalam beragama , bersikap dan mengambil kebijaksanaan. Sehingga, hari demi hari, semakin kuat eksistensi dan keberadaanya di tengah- tengah masyarakat Indonesia, apalagi di saat- saat bangsa ini mengalami berbagai benturan dan ujian, seperti krisis multidemensi yang di alami oleh bangsa Indonesia akhir- akhir ini. Peran persyerikatan Muhammadiyah di dalam mengarahkan dan membimbing masyarakat, serta memberikan solusi- solusi yang riil, untuk bisa keluar dari kungkungan krisis ini sungguh sangat dirasakan oleh banyak kalangan.