Ilmu
31 Hits

Perpecahan Umat


Abdullah bin Amru bin Ash radhiyallahu 'anhu berkata bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِنَّ بني إسرائيلَ تفرقَتْ على ثنتينِ وسبعينَ مِلَّةً ، وتفْتَرِقُ أمتي على ثلاثٍ وسبعينَ ملَّةً كلُّهم في النارِ إلَّا ملَّةً واحدَةً ، قال من هِيَ يا رسولَ اللهِ ؟ قال : ما أنا عليه وأصحابي

"Sesungguhnya Bani Israel telah berpecah kepada 72 golongan, manakala umatku pula akan berpecah kepada 73 golongan. Kesemua mereka di neraka kecuali satu golongan sahaja. (Para sahabat) bertanya, "Siapakah (golongan yang tersebut) wahai Rasulullah? Rasulullah menjawab, "golongan yang aku dan para sahabatku berada di atasnya" (Hadist Hasan, HR. Tirmidzi, 2641)

Beberapa pelajaran dari hadist:

1. Kebanyakan manusia cenderung untuk berselisih dan berpecah belah, kecuali mereka yang dirahmati Allah. Allah SWT berfirman:

وَلَوْ شَآءَ رَبُّكَ لَجَـعَلَ النَّاسَ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلَا يَزَالُوْنَ مُخْتَلِفِيْنَ اِلَّا مَنْ رَّحِمَ رَبُّكَ ۗ وَلِذٰلِكَ خَلَقَهُمْ ۗ وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ لَاَمْلَـئَنَّ جَهَـنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ اَجْمَعِيْنَ

"Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentu Dia jadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih (pendapat), kecuali orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat (keputusan) Tuhanmu telah tetap, Aku pasti akan memenuhi Neraka Jahanam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya."

(QS. Hud: 118 - 119)

2. Orang-orang Yahudi berpecah menjadi 72 golongan dan orang Islam ikut berpecah belah mengikuti perpecahan orang Yahudi, maka Allah melarang kita mengikuti perpecahan mereka, Allah SWT berfirman:

وَلَا تَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ تَفَرَّقُوْا وَاخْتَلَفُوْا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَآءَهُمُ الْبَيِّنٰتُ ۗ وَاُولٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيْمٌ

"Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih setelah sampai kepada mereka keterangan yang jelas. Dan mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang berat,"
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 105)

Allah SWT berfirman:

وَلَا تَكُوْنُوْا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ مِنَ الَّذِيْنَ فَرَّقُوْا دِيْنَهُمْ وَكَانُوْا شِيَعًا ۗ كُلُّ حِزْبٍۢ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُوْنَ

"...dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang menyekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka."
(QS. Ar-Rum: 31 - 32)

3. Yang berpecah disini adalah umat Nabi Muhammad, yaitu umat Islam. Artinya mereka masih termasuk umat Islam (tidak kafir), dengan dalil (أمتي)

4. Ketujuh puluh tiga golongan umat Islam yang berpecah belah semuanya masuk neraka, kecuali satu golongan. Masuk neraka disini tidaklah selamanya karena kemaksiatan, jadi mereka masih termasuk orang Islam. Dan Allah akhirnya akan masukkan ke Surga Nya kecuali yang benar-benar telah murtad.

5. Satu golongan yang selamat itu adalah (أنا عليه وأصحابي) maksudnya adalah para sahabat. Ini menunjukkan keutamaan para sahabat. Allah meridhai mereka dan mereka ridha pada Allah. Allah SWT berfirman:

وَالسّٰبِقُوْنَ الْاَوَّلُوْنَ مِنَ الْمُهٰجِرِيْنَ وَالْاَنْصَارِ وَالَّذِيْنَ اتَّبَعُوْهُمْ بِاِحْسَانٍ ۙ رَّضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ وَاَعَدَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ تَحْتَهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۤ اَبَدًا ۗ ذٰ لِكَ الْـفَوْزُ الْعَظِيْمُ

"Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung."
(QS. At-Taubah 9: Ayat 100)

6. Dari ayat di atas kita diperintahkan untuk mengikuti petunjuk para Sahabat, sebagaimana di dalam hadist Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,

فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِى وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الْمَهْدِيِّينَ الرَّاشِدِينَ تَمَسَّكُوا بِهَا وَعَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُورِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَة

“Maka dari itu, wajib atas kalian berpegang teguh dengan sunnahku dan sunnah khulafa’ rasyidin. Gigitlah ia dengan gigi-gigi geraham kalian! Dan berhati-hatilah terhadap perkara baru yang diada-adakan dalam agama. Karena setiap perkara yang baru dalam agama itu adalah bid’ah dan setiap bid’ah itu sesat.” (HR. Abu Dawud, 4607, dan Tirmidzi, 2677)
Wallahu A'lam

_Resume by Rosyid A_
Perumahan Sakura Regency II, Bojongkulur, Bogor. Pukul 11.00 - 12.00 WIB.

https://static.xx.fbcdn.net/images/emoji.php/v9/fd8/1.5/16/2714.png *Telegram:* https://telegram.me/zainannajah

https://static.xx.fbcdn.net/images/emoji.php/v9/fd8/1.5/16/2714.png *Website:* www.puskafi.com

https://static.xx.fbcdn.net/images/emoji.php/v9/fd8/1.5/16/2714.png *Facebook:* https://www.facebook.com/zain.annajah

 

 

Abdullah bin Amru bin Ash radhiyallahu 'anhu berkata bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِنَّ بني إسرائيلَ تفرقَتْ على ثنتينِ وسبعينَ مِلَّةً ، وتفْتَرِقُ أمتي على ثلاثٍ وسبعينَ ملَّةً كلُّهم في النارِ إلَّا ملَّةً واحدَةً ، قال من هِيَ يا رسولَ اللهِ ؟ قال : ما أنا عليه وأصحابي

"Sesungguhnya Bani Israel telah berpecah kepada 72 golongan, manakala umatku pula akan berpecah kepada 73 golongan. Kesemua mereka di neraka kecuali satu golongan sahaja. (Para sahabat) bertanya, "Siapakah (golongan yang tersebut) wahai Rasulullah? Rasulullah menjawab, "golongan yang aku dan para sahabatku berada di atasnya" (Hadist Hasan, HR. Tirmidzi, 2641)

Beberapa pelajaran dari hadist:

1. Kebanyakan manusia cenderung untuk berselisih dan berpecah belah, kecuali mereka yang dirahmati Allah. Allah SWT berfirman:

وَلَوْ شَآءَ رَبُّكَ لَجَـعَلَ النَّاسَ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلَا يَزَالُوْنَ مُخْتَلِفِيْنَ اِلَّا مَنْ رَّحِمَ رَبُّكَ ۗ وَلِذٰلِكَ خَلَقَهُمْ ۗ وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ لَاَمْلَـئَنَّ جَهَـنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ اَجْمَعِيْنَ

"Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentu Dia jadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih (pendapat), kecuali orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat (keputusan) Tuhanmu telah tetap, Aku pasti akan memenuhi Neraka Jahanam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya."

(QS. Hud: 118 - 119)

2. Orang-orang Yahudi berpecah menjadi 72 golongan dan orang Islam ikut berpecah belah mengikuti perpecahan orang Yahudi, maka Allah melarang kita mengikuti perpecahan mereka, Allah SWT berfirman:

وَلَا تَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ تَفَرَّقُوْا وَاخْتَلَفُوْا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَآءَهُمُ الْبَيِّنٰتُ ۗ وَاُولٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيْمٌ

"Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih setelah sampai kepada mereka keterangan yang jelas. Dan mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang berat,"
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 105)

Allah SWT berfirman:

وَلَا تَكُوْنُوْا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ مِنَ الَّذِيْنَ فَرَّقُوْا دِيْنَهُمْ وَكَانُوْا شِيَعًا ۗ كُلُّ حِزْبٍۢ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُوْنَ

"...dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang menyekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka."
(QS. Ar-Rum: 31 - 32)

3. Yang berpecah disini adalah umat Nabi Muhammad, yaitu umat Islam. Artinya mereka masih termasuk umat Islam (tidak kafir), dengan dalil (أمتي)

4. Ketujuh puluh tiga golongan umat Islam yang berpecah belah semuanya masuk neraka, kecuali satu golongan. Masuk neraka disini tidaklah selamanya karena kemaksiatan, jadi mereka masih termasuk orang Islam. Dan Allah akhirnya akan masukkan ke Surga Nya kecuali yang benar-benar telah murtad.

5. Satu golongan yang selamat itu adalah (أنا عليه وأصحابي) maksudnya adalah para sahabat. Ini menunjukkan keutamaan para sahabat. Allah meridhai mereka dan mereka ridha pada Allah. Allah SWT berfirman:

وَالسّٰبِقُوْنَ الْاَوَّلُوْنَ مِنَ الْمُهٰجِرِيْنَ وَالْاَنْصَارِ وَالَّذِيْنَ اتَّبَعُوْهُمْ بِاِحْسَانٍ ۙ رَّضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ وَاَعَدَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ تَحْتَهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۤ اَبَدًا ۗ ذٰ لِكَ الْـفَوْزُ الْعَظِيْمُ

"Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah rida kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung."
(QS. At-Taubah 9: Ayat 100)

6. Dari ayat di atas kita diperintahkan untuk mengikuti petunjuk para Sahabat, sebagaimana di dalam hadist Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,

فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِى وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الْمَهْدِيِّينَ الرَّاشِدِينَ تَمَسَّكُوا بِهَا وَعَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُورِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَة

“Maka dari itu, wajib atas kalian berpegang teguh dengan sunnahku dan sunnah khulafa’ rasyidin. Gigitlah ia dengan gigi-gigi geraham kalian! Dan berhati-hatilah terhadap perkara baru yang diada-adakan dalam agama. Karena setiap perkara yang baru dalam agama itu adalah bid’ah dan setiap bid’ah itu sesat.” (HR. Abu Dawud, 4607, dan Tirmidzi, 2677)
Wallahu A'lam

_Resume by Rosyid A_
Perumahan Sakura Regency II, Bojongkulur, Bogor. Pukul 11.00 - 12.00 WIB.

https://static.xx.fbcdn.net/images/emoji.php/v9/fd8/1.5/16/2714.png *Telegram:* https://telegram.me/zainannajah

https://static.xx.fbcdn.net/images/emoji.php/v9/fd8/1.5/16/2714.png *Website:* www.puskafi.com

https://static.xx.fbcdn.net/images/emoji.php/v9/fd8/1.5/16/2714.png *Facebook:* https://www.facebook.com/zain.annajah