Karya Tulis
788 Hits

Banyak Jalan Menuju Syurga: (11) Shalat 5 Waktu, Puasa Ramadhan..

Dari Abdurrahman bin Auf  radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :

إِذَا صَلَّتْ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِي الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ

"Apabila seorang istri melaksanakan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan ta'at kepada suaminya, niscaya akan dikatakan kepadanya; 'Masuklah kamu ke dalam syurga dari pintu mana saja yang kamu inginkan'."  ( HR. Ahmad : 1573 )

 Pelajaran dari Hadist :

Hadist di atas menerangkan tentang sifat wanita  sholehah yang menjadi idaman lelaki sholeh. Sifat-sifat tersebut adalah sebagai berikut :

Sifat Pertama : Selalu menegakkan sholat lima waktu pada waktunya, dan tidak meninggalkannya sama sekali. Bahkan mendorong suaminya agar terus mnjaga sholatnya, dan mengingatkannya jika dia lupa atau lalai.

Sifat Kedua : Selalu melaksanakan puasa Ramadhan, kecuali jika ada udzur syar’i seperti dalam keadaan sakit dan safar atau datang haid dan  nifas, atau sedang mengandung atau menyusui.  

Sifat Ketiga : Selalu menjaga kemaluannya jika suaminya tidak ada di rumah.  Tidak berduaan dan berkhalwat apalagi menjalin hubungan asmara dengan laki-laki lain.

Sifat Keempat : Selalu mentaati suaminya selama memerintahkan dalam kebaikan. Jika memerintahkan maksiat, maka tidak ada taat kepadanya. Sebagaiman di dalam hadist Ali Bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّمَا الطَّاعَةُ فِي الْمَعْرُوْفِ

Hanyalah ketaatan itu dalam perkara yang baik.” (HR. Bukhari ( 7145 ) dan Muslim ( 4742).

Ini dikuatkan hadist Imran bin Husain  radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda :

 لاَ طَاعَةَ لِمَخْلُوْقٍ فِي مَعْصِيَةِ اللهِ

“Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah” (HR. Ahmad ( 20653. Berkata Syuiab al-Arnauth : Isnadnya shahih sesuai dengan syarat Bukhari dan Muslim )

Sifat-sifat wanita sholehah di atas sesuai dengan firman Allah :

فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ

“ Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka).” ( Qs. an-Nisa’ : 34 )

Ini dikuatkan dengan hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu  bahwasanya ia berkata :

سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ إِلَيْهَا وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِيمَا يَكْرَهُ فِي نَفْسِهَا وَلَا فِي مَالِهِ

 “ Suatu ketika Rasulullah ditanya : “ Bagaiman perempuan yang paling baik itu ? “ Beliau menjawab : “ Yaitu perempuan yang menyenangkan jika suaminya melihatnya, mentaati jika suaminya menyuruhnya dan tidak menyelesihi suaminya pada sesuatu yang tidak disukainya yang terkait dengan dirinya dan harta suaminya ( yaitu selalu menjaga dirinya dan harta suaminya di saat dia tidak ada ) “ ( HR. an-Nasai (3231), Ahmad (9587), Hadist Hasan Shahih )