Karya Tulis
904 Hits

Banyak Jalan Menuju Syurga: (29) Pemurah Dalam Jual Beli

Dari Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersaba :

        أَدْخَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ رَجُلًا كَانَ سَهْلًا مُشْتَرِيًا وَبَائِعًا وَقَاضِيًا وَمُقْتَضِيًا الْجَنَّةَ  

       "Allah Azza wa jalla memasukkan kedalam surga seseorang yang memudahkan (dalam) menjual dan membeli, ketika membayar utang, dan ketika menagih utang. “  ( HR. Nasai : 4617 )

       Pelajaran dari Hadist :

       Pertama : Allah mencintai hamba-Nya yang mempunyai akhlaq yang baik khususnya dalam bermuamalah dengan orang lain. Ini menunjukkan bahwa Islam memberikan perhatian yang lebih dalam bidang muamalah.

       Kedua : Termasuk muamalah yang dianjurkan adalah bermudahan di dalam jual beli, karena hal itu akan menyebabkan turunnya berkah di dalam perdagangannya. Akhlaq seperti ini akan dicintai masyarakat dan bermanfaat bagi mereka. Memasukkan sesuatu yang menggembirakan orang lain, menyebabkan turunnya pahala. Ini manfaat akhlaq karimah di dunia, adapun pahala yang akan di dapat di akherat adalah akan diampuni segala dosanya, dan dimasukkan ke dalam syurga di sisi Allah.

       Berkata Badruddin al-‘Aini al-Hanafi di dalam Umdatu al-Qari Syareh Shahih al-Bukhari ( 17/ 295 ) :

          في الحديث الحض على المسامحة وحسن المعاملة واستعمال محاسن الأخلاق ومكارمها وترك المشاحة في البيع وذلك سبب لوجود البركة لأنه لا يحض أمته إلا على ما فيه النفع لهم دينا ودنيا وأما فضله في الآخرة فقد دعا بالرحمة والغفران لفاعله فمن أحب أن تناله هذه الدعوة فليقتد به وليعمل به

          “ Di dalam hadist tersebut terdapat anjuran untuk bertoleransi, berbuat baik di dalam muamalah, berakhlaq karimah dan meninggalkan perselisihan di dalam jual beli, hal itu menyebabkan turunnya berkah.  Karena Rasulullah  tidaklah menganjurkan kepada umatnya kecuali hal-hal yang di dalamnya terdapat manfaat bagi mereka dalam agama dan  dunia mereka.  Adapun keutamaannya di akherat, maka beliau mendoakan bagi yang mempunyai sifat-sifat tersebut agar mendapatkan rahmat dan ampunan ( dari Allah ). Maka barang siapa yang ingin mendapatkan doa ini, maka hendaknya meniru perbutaan tersebut dan mengamalkannya. “

          Ketiga : Di dalam hadist di atas juga terdapat anjuran agar tidak selalu menekan orang lain dan membuat mereka gelisah dan tidak tenang dengan menagih terus menerus. Tetapi hendaknya mempermudah urusan orang lain, dan seandainya mereka kesulitan, maka hendaknya dimaafkan dan direlakan saja.

          Keempat : Utang adalah sebuah kewajiban yang  harus dibayarkan kepada yang berhak dan ini merupakan hak manusia, jika tidak dilakukan akan menyebabkan seseorang terhambat masuk syurga. Oleh karenanya, seorang muslim yang baik, akan segera membayar utangnya jika dia punya utang kepada orang lain. Sebaliknya akan mempermudah bagi yang berutang kepadanya. Karena dia  berkeyakinan bahwa rizqinya di tangan Allah, tidak akan hilang dengan memaafkan orang lain yang tidak mampu membayar piutangnya.

          Kelima : Seorang muslim yang merelakan haknya, karena mencari ridha Allah, maka Allah akan menggantikannya dengan sesuatu yang lebih baik. Di sini dia merelakan haknya yang tidak dibayar orang yang meminjam kepadanya,  berarti ada harta yang hilang darinya. Jika hal itu dilakukannya hanya mengharap Allah, maka Allah menggantikannya dengan yang lebih baik, yaitu syurga.