Karya Tulis
602 Hits

Kata Pengantar

Kata Pengantar

Alhamdulillah segala puji bagi Allah, Rabb alam semesta, yang telah memberikan kepada kita berbagai nikmat. Sholawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, para sahabatnya, serta para pengikut setianya yang selalu berpegang teguh kepada ajarannya hingga hari kiamat.

          Alhamdulillah, dengan izin Allah, penulis bisa menyelesaikan buku “ Mengenal Ahlus Sunnah wal Jama’ah “ yang berada di tangan pembaca ini di sela-sela tugas sebagai pengisi dan pengarah dalam ibadah haji tahun 1436 H/ 2015 M.  Buku ini ditulis untuk menjawab banyaknya pertanyaan dari beberapa jama’ah terkait dengan istilah Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang akhir-akhir ini menjadi pembicaraan di kalangan masyarakat.  Tema Ahlus Sunnah wal Jama’ah ini menjadi salah satu materi kuliyah yang pernah penulis sampaikan di salah satu Sekolah Tinggi di Jakarta dan di beberapa majlis ta’lim di Jakarta dan sekitarnya.

          Ahlus Sunnah wal Jama’ah atau disingkat dengan ASWAJA adalah istilah yang sangat menarik dan diminati banyak orang, saking menariknya semua orang mengaku dirinya adalah bagian dari ASAWAJA. Padahal belum tentu dia termasuk dalam golongannya, karena ASWAJA mempunyai sifat dan karakteristik yang berbeda dengan kelompok-kelompok lainnya.

          Buku ini hadir di tengah-tengah pembaca untuk menjelaskan secara singkat tentang hakikat Ahlus Sunnah wal Jamaah, pengertiannya secara  bahasa dan istilah, Makna Sunnah  dan Jama’ah,  Sejarah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, Tingkatan-tingkatannya, Karakteristiknya, Prinsip- prinsipnya  di dalam Memahami Aqidah, Golongan yang tidak termasuk Ahlus Sunnah wal Jama’ah.

          Dengan hadirnya buku ini diharapkan bisa memperjelas hakikat Ahlus sunnah wal Jama’ah, setiap muslim hendaknya memposisikan dirinya di mana dia berada. Penulis mengharap umat Islam, khususnya di Indonesia ini bisa bersatu, bahu membahu, saling merangkul satu dengan yang lainnya, berkerjasama untuk menegakkan ajaran-ajaran Islam di bumi Indonesia dengan pemahaman Ahlu Sunnah wal Jama’ah, dan hendaknya berhati-hati dari penyusupan kelompok-kelompok atau aliran-aliran sesat yang salah satu cirinya adalah mengingkari rukun Islam dan rukun Iman.

          Tentunya buku yang ringkas ini banyak meninggalkan kekurangan, oleh karena itu diharapkan masukan-masukan yang membangun untuk perbaikan buku di masa mendatang. Kesempurnaan hanyalah milik Allah dan manusia sering khilaf dan berbuat salah. Mudah-mudahan Allah mengampuni dosa-dosa kita dan menunjukkan kepada kita jalan yang lebih lurus. Amien,

Mekkah,  23 Dzulqa’dah 1436 H/8 September 2015   

Ahmad Zain An-Najah